mbah adalah bahan sisa dari suatu aktivitas atau proses yang sudah tidak memiliki nilai ekonomi lagi (tidak dibutuhkan atau tidak dapat digunakan lagi). Limbah dapat berasal dari aktivitas biologi makhluk hidup, industri perakitan, industri pengolahan suatu bahan, sisa-sisa penggunaan suatu barang, dan lain-lain. Limbah yang dihasilkan dari industri kimia biasanya mengandung senyawa-senyawa berbahaya yang dapat merusak keseimbangan ekosistem perairan. Hal tersebut dikarenakan bahan baku maupun sisa-sisa hasil produksi pada industri kimia tidak dapat diuraikan oleh mikrobiologi dan cenderung bersifat beracun, sehingga diperlukan penanganan khusus untuk bahan-bahan tertentu. Penanganan tersebut dapat berupa pengolahan primer, sekunder maupun tersier. Dalam penelitian ini yang dikaji adalah limbah pewarna tekstil, dimana penanganannya memerlukan pengolahan secara tersier, dengan menggunakan metode Advanced Oxidation Process dengan UV/H2O2.
Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kemungkinan pengolahan limbah pewarna tekstil non-biodegradable dengan proses H2O2/UV di dalam bubble column photoreactor, mencari pengaruh kondisi operasi seperti konsentrasi H2O2 dan pH serta waktu tinggal limbah dalam reaktor) terhadap warna, pH, dan BOD/COD dari limbah hasil pengolahan. Manfaat penelitian ini adalah meningkatkan kualitas air buangan dari limbah industri tekstil, memberikan tambahan pengetahuan tentang pengolahan limbah tekstil, memberikan alternatif baru dari pengolahan limbah tekstil .
Penelitian yang dilakukan hanya meliputi percobaan pendahuluan dan percobaan utama yaitu pengolahan limbah dengan 4 variasi konsentrasi H2O2 pada rentang 0,05 – 2 % w/w dan 3 variasi pH, yaitu 3, 8 dan 10. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan untuk mengetahui model yang tepat untuk kebergantungan laju penguraian limbah terhadap kedua variabel. Model tersebut dipakai sebagai dasar untuk menentukan desain eksperimen yang disebut response...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar